Siapa yang tak kenal churros? Camilan, yang kadang disebut donat Spanyol, berbentuk panjang dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam ini telah menjadi favorit di berbagai belahan dunia. Dari Spanyol hingga Amerika Latin, dari Asia hingga Timur Tengah, churros hadir dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Namun, bagaimana asal-usul camilan ini, dan mengapa ia begitu populer?
Sejarah Churros: Dari Gembala hingga Dunia Modern
Asal-usul churros masih menjadi perdebatan. Beberapa sejarawan makanan, seperti Michael Krondl, menyebut bahwa churros memiliki kemiripan dengan resep gorengan yang ditemukan dalam buku masak Romawi kuno Apicius yang berasal dari abad ke-1 Masehi. Bahkan, beberapa resep gorengan serupa juga ditemukan dalam budaya Yunani kuno.
Namun, teori yang lebih populer menyebut bahwa churros diciptakan oleh para gembala Spanyol sebagai pengganti roti segar. Hidup nomaden mereka di pegunungan membuat mereka tidak memiliki akses ke oven, sehingga mereka menggoreng adonan tepung sebagai alternatif. Akan tetapi, teori ini banyak dipertanyakan karena menggoreng membutuhkan minyak dalam jumlah besar, sesuatu yang sulit diperoleh di pegunungan.
Ada juga teori yang menyebut bahwa churros merupakan adaptasi dari youtiao, sejenis gorengan asal China yang biasa disantap sebagai pendamping bubur atau susu kedelai. Konon, para pelaut Portugis yang berlayar ke China membawa teknik pembuatan youtiao ke Eropa, yang kemudian dimodifikasi di Spanyol dengan menggunakan cetakan berbentuk bintang untuk menciptakan tekstur khas churros.
Variasi Churros di Berbagai Negara
Seiring dengan penyebarannya ke berbagai belahan dunia, churros mengalami banyak adaptasi sesuai dengan selera lokal.
1. Spanyol dan Amerika Latin
Di negara asalnya, Spanyol, churros biasanya disantap dengan saus cokelat kental sebagai sarapan atau camilan sore. Di Meksiko dan Argentina, churros sering kali diisi dengan dulce de leche atau cokelat leleh, memberikan rasa yang lebih kaya.
2. Portugal
Di Portugal, churros lebih sering ditemukan di festival atau karnaval, disajikan dengan taburan gula dan kayu manis.
3. Filipina
Di Filipina, churros biasanya berbentuk lurus atau melengkung seperti huruf "U", sering kali disajikan dengan saus cokelat atau sekadar ditaburi gula halus.
4. Amerika Serikat
Di taman hiburan dan festival makanan di Amerika Serikat, churros sering kali dilapisi dengan campuran gula dan kayu manis, memberikan sensasi rasa manis dan harum yang khas.
5. Timur Tengah
Di Timur Tengah, camilan yang mirip churros dikenal sebagai Karabeej Halab, meskipun memiliki perbedaan dalam bahan dan cara penyajian.
Mengapa Churros Begitu Populer?
Ada beberapa alasan mengapa churros tetap menjadi camilan favorit di berbagai negara:
1. Rasa yang Universal
Churros memiliki rasa dasar yang sederhana—renyah di luar, lembut di dalam, dan cocok dengan berbagai jenis saus atau taburan.
2. Mudah Dibuat dan Dikreasikan
Resep churros cukup sederhana, hanya terdiri dari tepung, air, dan garam. Variasi dapat dengan mudah dibuat dengan menambahkan bahan lain seperti mentega, susu, atau telur.
3. Kesempurnaan untuk Camilan Cepat Saji
Churros bisa disajikan dalam waktu singkat, menjadikannya pilihan camilan yang ideal untuk dijual di festival, taman hiburan, dan kedai kopi.
4. Asosiasi dengan Kenangan dan Kegembiraan
Churros sering kali dikaitkan dengan momen menyenangkan seperti karnaval, festival, dan taman hiburan, sehingga memicu nostalgia bagi banyak orang.
Tren Churros dalam Kuliner Modern
Di era makanan Instagrammable, churros semakin mengalami inovasi. Beberapa tren baru meliputi:
- Churros Berwarna-warni – Adonan churros kini sering diberi pewarna alami seperti matcha atau ubi ungu untuk tampilan yang lebih menarik.
- Churros Es Krim – Beberapa kedai menyajikan churros yang dibentuk seperti mangkuk, lalu diisi dengan es krim.
- Churros Vegan dan Gluten-Free – Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan diet khusus, banyak tempat menawarkan churros versi sehat tanpa gluten atau produk hewani.
Churros adalah contoh sempurna dari bagaimana makanan dapat berkembang dan beradaptasi di berbagai budaya. Dari akar sejarahnya yang masih misterius hingga berbagai inovasi modern, churros tetap menjadi camilan yang dicintai di seluruh dunia. Baik dinikmati polos, dicelupkan ke dalam cokelat, atau diisi dengan krim lezat, satu hal yang pasti—churros adalah simbol dari kelezatan yang tak lekang oleh waktu.