Tips Memulai Bisnis Usaha Kecil bagi Pemula

Bisnis usaha kecil ini merupakan bisnis yang dilakukan di tingkat akar rumput (grass root). Banyak orang yang menyandarkan hidupnya dari bisnis ....
Tak gampang memulai bisnis atau usaha sendiri, terutama bagi pemilik modal pas-pasan, karena selain akan menghadapi kendala modal untuk pengembangan usaha, bisnis usaha kecil ini juga bermain di level yang gembung alias banyak pesertanya. Sehingga bagi bisnis usaha kecil ini, senantiasa diperlukan dorongan yang tak ada henti-hentinya bila usahanya ingin tetap bertahan.

Bisnis Kecil-Kecilan untuk Remaja

Bisnis usaha kecil ini merupakan bisnis yang dilakukan di tingkat akar rumput (grass root). Banyak orang yang menyandarkan hidupnya dari bisnis seperti ini karena cukup mengandalkan modal seadanya (tidak terlalu besar) dan tak memerlukan analisis yang ruwet.

Sekalipun bisnis usaha kecil juga memberikan keuntungan yang tidak besar pula. Namun sebenarnya sekalipun usaha ini dalam skala kecil, yang namanya bisnis tetap saja akan memberikan ruang keuntungan yang bisa diandalkan apabila telah berhasil menemukan kiat jitu berbisnis di kelas ini.

Bisnis usaha kecil ini jika dikelola dengan baik sangat berpotensi untuk menjadi motor penggerak perekonomian secara nasional. Banyak orang yang sebelum usahanya meningkat menjadi besar, berawal dan dimulai dari bisnis usaha kecil dulu. Dalam bisnis, tak ada jurus ujuk-ujuk.

Semuanya membutuhkan proses, tidak ada yang instan. Untuk memulai sebuah bisnis, apalagi bagi Anda yang masih awam tentu tak mudah untuk melakukannya. Hanya saja bila memang tidak memiliki pengalaman dan kemampuan bisnis yang mumpuni, memulai bisnis usaha kecil ada baiknya dengan harapan resikonya pun tidak terlalu besar.

Bisnis Kecil-Kecilan untuk Pemula

Lain perkara bila memiliki kecukupan modal, pengalaman dan pengetahuan tentang bisnis juga tersedia, memulai bisnis usaha kecil bisa membosankan, karena tidak jarang setiap hari menemukan berbagai macam kendala sementara keuntungan yang diberikan tidak sepadan.

Langkah Awal Mulai Bisnis

Memulai bisnis ibarat membelah belantara yang dipenuhi semak belukar. Belum ada jalan yang bisa menunjukkan kita kepada tujuan yang sebenarnya ingin kita tuju. Berbagai perlengkapan rambu jalan harus Anda ciptakan sendiri sebagai orang pertama pembuka jalan untuk kesuksesan bisnis Anda sendiri.

Karena itulah memulai bisnis tidak ada berhentinya untuk terus belajar, karena setiap saat akan muncul berbagai persoalan baik di internal badan usaha maupun persaingan dengan pengusaha lain. Karena itulah memilih berbisnis berarti harus siap untuk terus berubah dan mengatasi setiap perubahan yang terjadi.

Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan menjadi karyawan atau pegawai, yang setiap tahun telah ada job deskripsinya. Menjadi pengusaha atau membuka bisnis, tidak ada job deskripsi yang pasti selain memulai berusaha dan menciptakan peluang agar bisa meraih keuntungan.

Bisnis Kecil Untung Besar

Berbagai perhitungan matematis memang diperlukan, tapi itu saja tidak cukup. Pada saat praktek dan mulai membuka bisnis, semuanya mulai dari nol. Berbagai teori tentang mengelola usaha, memasarkan produk dan mengatur berbagai elemen yang ada, memang diperlukan. Tapi teori saja tidak cukup, karena pada saat terjun dan memulai usaha baru itu, semuanya bisa benar-benar baru.

Memang tidak salah bahwa ketika akan memulai bisnis baru perlu beberapa tips supaya tidak salah dalam melangkah. Jangan sampai alih-alih mendapatkan keuntungan, yang ada malah tekor atau rugi. Kerugian pada saat melakukan usaha memang merupakan bagian dari resiko, tapi kerugian yang diakibatkan ketidak tahuan atau salah mengurus usaha, jelas bukan tindakan yang bisa dibenarkan.

Tips Memulai Bisnis Usaha Kecil bagi Pemula

Bila Anda ingin memulai usaha, ada beberapa langkah atau tips yang bisa disiapkan. Boleh jadi semua tips ini telah ada dalam pengetahuan Anda, namun tidak ada salahnya sebagai cara untuk berbagi. Bila memang belum, mudah-mudahan saja tips di bawah ini akan membuka wawasan Anda sehingga ketika memulai usaha, sedikitnya telah ada gambaran. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat akan memulai usaha antara lain :

  1. Lakukan survei secara spesifik untuk menentukan bisnis apa yang sesuai dengan kondisi Anda. Yang dimaksud dengan sesuai kondisi di sini, yakni sesuai dengan modal yang dimiliki, keahlian yang Anda miliki, minat terhadap bisnis tersebut, sampai kepada dukungan dari orang di sekeliling Anda. Anda perlu meninjau ulang jika salah satu faktor dari keempat hal di atas ada yang tidak terpenuhi karena satu dan lainnya saling mempengaruhi. Karena tidak sedikit justru bila ada faktor yang dipaksakan, akan membuat usaha Anda terseok-seok. Jangankan ada kekurangan dari faktor yang disebutkan tadi, dalam keadaan normal saja atau semua faktor mendukung pada usaha Anda, kerugian tetap saja akan dialami ketika usaha tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan.
  2. Lakukan pemetaan (mapping) bisnis yang akan dijalankan berkaitan dengan saingan bisnis Anda, lokasinya strategis atau tidak, sampai kepada apakah lingkungan yang ada kondusif untuk bisnis Anda atau tidak. Bila memang lingkungan tidak mendukung, lebih baik cari usaha jenis lain atau pindah lokasi. Memang semua ini memerlukan kemampuan agar bisa memetakan dengan objektif. Sehingga bukan karena senang berbisnis di lokasi tersebut, lantas membuat penilaian Anda menjadi tidak objektif. Apapun hasil dari penilaian anda itulah yang akan mendukung usaha Anda sendiri. Sehingga lebih baik lama di dalam perencanaan dan perhitungan, daripada harus menanggung rugi gara-gara salah memprediksi dan menghitung salah satu faktor saja.
  3. Siapkan berbagai inovasi untuk menanggulangi kebosanan dan menjadikan produk Anda berbeda dengan yang lainnya. Misalnya saja, Anda hendak membuka bisnis bakso, pikirkan bagaimana caranya bakso yang Anda buat berbeda dengan bakso lain. Dengan membuat baksonya berbentuk “love”, mie-nya lurus, atau saos yang digunakannya kualitas nomor wahid, misalnya. Pada prinsipnya inovasi-inovasi tersebut bisa dilakukan setelah membuka usaha dan menghadapi banyak kendala. Namun demikian rencana inovasi ada baiknya dibuat, sehingga Anda tidak gelagapan ketika bisnis menemukan hambatan.
  4. Apapun yang terjadi Anda harus bisa fokus dengan bisnis Anda. Dalam arti bahwa, jangan karena sepi sedikit saja Anda sudah berfikir untuk beralih ke bisnis yang lain. Jika demikian, sulit bagi bisnis Anda akan maju dan berkembang secara signifikan. Namun tetap harus ada ukuran waktu yang ingin dicapai, selama rentang berapa tahun bisnis Anda akan dijalankan, dan pada tahun ke berapa akan beralih bisnis bila hasilnya tetap tidak memberikan keuntungan yang signifikan.

Membangun dan Mempertahankan Bisnis

Langkah berikutnya setelah memulai bisnis tentu Anda harus menjaga dan membangun bisnis tersebut secara konsisten dan penuh komitmen. Karena mafhum dipahami, bahwa hal yang terberat adalah mempertahankan kesuksesan setelah meraihnya. Tentu saja berbagai segi harus Anda perhatikan agar tetap bisa mempertahankan kesuksesan yang telah berhasil diraih tersebut.

Dalam konteks bisnis usaha kecil Anda, hal yang tersulit yakni menjaga semangat dan konsistensi Anda untuk terus tercurah perhatiannya terhadap hidup dan matinya bisnis tersebut.

© Sepenuhnya. All rights reserved.