Ibunda Tercinta
Analisis Puisi:
Puisi "Ibunda Tercinta" karya Umbu Landu Paranggi adalah sebuah karya yang menggambarkan penghormatan dan penghargaan terhadap sosok ibu. Dalam puisi ini, Paranggi menggambarkan ibu sebagai sosok yang mempunyai banyak peran dan makna dalam kehidupan.
Penggambaran Ibunda sebagai Simbol Kehidupan: Dalam puisi ini, ibu dianggap sebagai simbol kehidupan itu sendiri. Paranggi menggambarkan ibu sebagai perempuan tua yang mengandung banyak makna dan peran dalam kehidupan. Kata-kata puisi yang tertulis dari ujung rambut sampai telapak kakinya menggambarkan betapa pentingnya peran ibu dalam kehidupan seseorang.
Simbolisme Kata-Kata Kuno: Dengan menyebut ibu sebagai "cinta kasih sayang, tiga patah kata purba," Paranggi menghadirkan simbolisme yang kuat tentang kedalaman dan kekuatan kasih sayang seorang ibu. Kata-kata tersebut melambangkan nilai-nilai yang mendasari hubungan antara seorang ibu dan anak-anaknya.
Penghormatan terhadap Peran Ibu: Puisi ini juga mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap peran ibu dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Paranggi menggambarkan bagaimana ibu dengan setia melahirkan, mengasuh, dan memberikan restu serta kasih sayang kepada anak-anaknya. Ini mencerminkan kehangatan dan kekuatan hubungan antara ibu dan anak.
Puisi "Ibunda Tercinta" adalah sebuah puisi yang menggambarkan penghormatan dan penghargaan terhadap sosok ibu. Dengan penggunaan bahasa yang sederhana namun penuh makna, Paranggi berhasil menciptakan sebuah karya yang menggambarkan kedalaman perasaan dan kekuatan kasih sayang seorang ibu. Puisi ini mengingatkan pembaca akan pentingnya menghargai dan menghormati peran ibu dalam kehidupan kita.
Puisi: Ibunda Tercinta
Karya: Umbu Landu Paranggi
Biodata Umbu Landu Paranggi:
- Umbu Landu Paranggi lahir di Kananggar, Paberiwai, Sumba Timur, 10 Agustus 1943.