Puisi: Seribu Sungai Mencari Muara (Karya L.K. Ara)

Puisi: Seribu Sungai Mencari Muara Karya: L.K. Ara
Seribu Sungai Mencari Muara


sungai mengalir dalam keteduhan
ia terbit dari hulu yang jernih
menetes dari akar
dan batu tindih bertindih

sungai mengalir dalam alam yang tenang
gemercik suaranya dendang berdendang
sepanjang hari berlagu nyanyian riang

seribu sungai mengalir
menuju hilir
mencari muara

seribu sungai menderu
bersatu padu
menyanyikan lagu
nyanyian yang sama
derap yang sama
menuju muara

jangan coba halangi
deru seribu sungai
jangan hambat
gelora seribu sungai
kalian akan diterjang

coba kalau berani menghadang
seribu sungai akan melanda
dengarlah suara mereka
gemericik dalam gelora yang menggemuruh

dengarlah suara mereka
zikir yang panjang
membahana menggelombang
subhanallah…subhanallah…subhanallah...

Takengon, 5 Agustus 2006
Puisi: Seribu Sungai Mencari Muara
Puisi: Seribu Sungai Mencari Muara
Karya: L.K. Ara

Biodata L.K. Ara:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Anda mungkin menyukai postingan ini

  • Suarakan Suarakan nyanyian pepohon terpendam yang terpacak di gunung-gunung dendangkan kesedihan dedaunan yang meriap seluas pandang gumamkan suara bening ai…
  • Suling Kata Ia berucap dengan suling Kata-kata sedih dengan suling Kata-kata riang dengan suling Ia menyampaikan keluh kesah kata-kata dengan suling Di lang…
  • Suara Tetabuhan Dengarlah suara tetabuhan itu Mengetuk-ngetuk telingamu Dengarlah pula suara gerimis itu Mengetuk-ngetuk kalbumu Bagai ketukan dari pintu lan…
  • Sayap Kataku: Kalau kau mengepakkan sayap Terbang meninggalkan pulau Apakah kau tahu Ada yang berhati galau Dan pulau ini Akan terasa lebih sunyi Katamu: …
  • Dengan Sayap Puisi Dengan sayap puisi Ia terbang Dari satu negeri Ke lain negeri Langit biru Adalah warna bajunya Hijau pegunungan Adalah kesejukan hatiny…
  • Sujud Pertama di Arafah ya Allah inilah sujudku yang pertama di Arafah kening menyentuh pasir dan batu salat magrib yang nyaman oleh angin yang Kau turunkan …
© 2025 Sepenuhnya. All rights reserved.