Puisi: Danau Tahai (Karya Bambang Widiatmoko)

Puisi: Danau Tahai Karya: Bambang Widiatmoko
Danau Tahai


Ada yang tak pernah berubah
Air danau yang hitam
Serupa bayangan matahari berpendar
Di atas jembatan kayu yang panjang
Terasa benar bedanya – alam terasa lapang

Air yang hitam mencipta keteduhan
Seperti bola matamu – terasa teduh
Karena belantara kehidupan telah kau tempuh
Dengan jiwa yang tak sempat mengeluh
Menghanyutkan diriku ke dasar danau
Dalam pusaran cinta – tapi terasa sia-sia


Puisi: Danau Tahai
Puisi: Danau Tahai
Karya: Bambang Widiatmoko

Anda mungkin menyukai postingan ini

  • Kepergian Sekali Siang telah kembali kepada malam dan malam berpaling kepada tenangan doa juga orang-orang berharap dan mereka yang percaya. Satu-satu padam lam…
  • Buih Kami berlayar: kapal, aku, dan awan Pelabuhan, pantai, lambai satu-tangan Melepas ikatan. Di mana air membuih bebas Meluas pandangan. Kami berlayar! B…
  • Variation on a Theme (1) Untuk RVN Sekalian ucapan telah kuberi bingkai jerat muslihat sebanyak rambut terurai di tiap lipatan gaun bersembunyi isyarat tunas ke…
  • Transit Ruang berisi kaca. Teguk minuman timangan mata mengajuk jawaban masa datang. Peristiwa improvisasi tanpa rangka, tersendiri saat mulus sempurna; cagar s…
  • Pencarian Untuk R.N Karena Godot tak datang sungkan berpesan alamat tiada kemungkinan seribu satu: bagai pengembara Jahudi kuriling bepergian negeri mana di takd…
  • Perempuan Perempuan lena mematah-matahkan seranting kering, bersandar di jendela tinggi empat persegi, rahasia kejauhan di luar memanggil, di hatinya hingga ras…
© 2025 Sepenuhnya. All rights reserved.