Puisi: Di Ujung November (Karya Alex R. Nainggolan)

Puisi "Di Ujung November" menggambarkan suasana akhir tahun dengan gambaran tentang kesibukan, perasaan, dan perenungan seseorang dalam menyambut ....
Di Ujung November

langkah tergesa. melibas rencana. orang-orang bertarung sendiri, membawa isi kepala. lalu bersibuk mencari tempat akhir tahun. cerah kalender, menapak. seperti disimpannya rindu apak. mendung acap rapat di langit. percakapan bergemuruh, menyimpan kota yang lusuh. seorang perempuan, di sebuah sudut merayakan hari kelahirannya tanpa puisi.

2016

Analisis Puisi:
Puisi "Di Ujung November" menggambarkan suasana akhir tahun dengan gambaran tentang kesibukan, perasaan, dan perenungan seseorang dalam menyambut pergantian tahun. Penyair menggunakan bahasa yang ringkas dan padat untuk menyampaikan suasana hati dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya.

Gambaran Kehidupan Sehari-hari: Puisi ini menunjukkan gambaran kehidupan sehari-hari pada akhir tahun. Orang-orang tergesa-gesa dan melibas rencana mereka, mencari tempat untuk merayakan pergantian tahun. Penyair menggunakan bahasa yang sederhana namun kuat untuk menggambarkan keramaian dan kebisingan di kota.

Perasaan dan Kehidupan Perempuan: Dalam kebisingan kota yang lusuh, penyair menyoroti perempuan yang merayakan hari kelahirannya di sudut yang tenang tanpa puisi. Ini mungkin menggambarkan perempuan yang sederhana dan mungkin diabaikan oleh lingkungan sekitarnya. Puisi ini menciptakan perasaan kehidupan yang kontras antara keramaian di kota dan momen pribadi seorang perempuan.

Kontras Alam (Cerah dan Mendung): Dalam puisi ini, terdapat kontras antara cuaca cerah dan mendung. Kalender cerah menandakan waktu untuk menapak maju, sementara mendung menunjukkan suasana yang rapat dan mungkin dipenuhi dengan kekhawatiran atau perenungan.

Gambaran Kehidupan Kota: Puisi ini memberikan gambaran tentang kesibukan dan kegemparan kehidupan kota menjelang akhir tahun. Orang-orang mencari cara untuk merayakan dengan ceria, sementara percakapan bergemuruh dan kota itu sendiri tampak lusuh.

Tafsir Pribadi: Meskipun puisi ini memberikan gambaran kehidupan sehari-hari dan suasana kota, ia juga memberikan sentuhan pribadi dengan perempuan yang merayakan hari kelahirannya tanpa puisi. Hal ini dapat diartikan sebagai keheningan dan perenungan yang mendalam, atau mungkin sebagai refleksi penyair atas momen pribadi yang signifikan.

Puisi "Di Ujung November" adalah gambaran kehidupan akhir tahun di kota yang sibuk dan lusuh. Penyair berhasil menyampaikan suasana hati dan peristiwa di sekitarnya dengan bahasa yang sederhana dan padat. Kontras antara keceriaan dan keramaian kota dengan momen pribadi seorang perempuan memberikan dimensi emosional pada puisi ini. Puisi ini menciptakan perasaan perenungan dan refleksi tentang hidup, serta menawarkan ruang bagi pembaca untuk menafsirkan makna pribadi.

Alex R. Nainggolan
Puisi: Di Ujung November
Karya: Alex R. Nainggolan

Biodata Alex R. Nainggolan:
  • Alex R. Nainggolan lahir pada tanggal 16 Januari 1982 di Jakarta.

Anda mungkin menyukai postingan ini

© 2025 Sepenuhnya. All rights reserved.